Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Cara Menurunkan Panas Pada Bayi

September 08, 2017
Cara menurunkan panas pada bayi
Gambar Cara Menurunkan Panas Pada Bayi
Cara menurunkan panas pada bayi - Cara menurunkan panas pada bayi biasanya menggunakan paracetamol  (acetaminophen) atau ibuprofen , akan tetapi obat-obat kimia akan mempunyai efek lain menyerupai problem ginjal dan maag. Untuk bayi sebaiknya hindari obat yang ada asprinnya alasannya yakni akan menyebabkan resiko pembengkakan pada hati dan otak.Sebaiknya hindari obat-obat kimia apabila bayi anda panasnya tidak terlalu mengkhawatirkan.
Demam merupakan kondisi alami tubuh bereaksi terhadap suatu penyakit , demam menandakan tubuh sedang melawan infeksi alasannya yakni suhu yang tinggi tersebut memperlambat pertumbuhan virus dan kuman , maka demam bukanlah suatu penyakit utama.
Berikut tips cara menurunkan panas pada bayi anda:
  1. Mandikan bayi anda dengan air hangat , apabila tidak memungkinkan  mandi , lap dengan handuk atau washlap yang hangat.
  2. Perbanyak pemberikan asi dan air putih , biasanya efek dari demam yakni dehidrasi.
  3. Buka baju bayi anda , kompres dengan air hangat , alasannya yakni akan merangsang keluarnya keringat , air yang terlalu hambar akan membuat bayi menggigil , kompres di lipatan ketiak dan lipatan paha dengan menggunakan washlap atau handuk kecil , kompres hingga air hangatnya sudah berkurang , ulangi lagi dengan membasahi air hangat , lakukan hingga suhu tubuh bayi menurun. Selesai mengompres , seka adegan yang habis di kompres dengan handuk kering , pilih baju yang longgar dan tipis. 
  4. Apabila bayi panas tinggi dan tidak mau di kompres , maka lakukan dengan cara , buka pakaian ibu dan bayi , lalu tempelkan tubuh bayi ke tubuh ibu , maka suhu panas bayi akan pindah ke tubuh ibu. Perbanyak minum air putih akan menghilangkan panas dan haus.
  5. Sebaiknya perbanyak istirahat , alasannya yakni apabila terlalu banyak bergerak temperatur tubuh akan meningkat dan mudah lelah.
  6. Untuk bayi yang sudah 6 bulan keatas , berikan makanan yang bergizi tinggi menyerupai sop dengan sayuran yang diberi kaldu ayam atau daging.
  7. Bawang merah memiliki kandungan yang dapat menurunkan panas  pijat bayi anda dengan menggunakan campuran bawang merah yang sudah di parut dengan minyak kayu putih atau minyak kelapa , dapat juga minyak telon. Pijat searah jarum jam.

Obat tradisional untuk membantu menurunkan panas bayi

  • Air kelapa muda , untuk menurunkan suhu tubuh yang panas dan menggantikan cairan yang keluar dari keringat , alasannya yakni air kelapa muda banyak mengandung mineral.
  • Kunyit , memiliki kandungan minyak atsiri , turmeron , curcumin dan zingiberen yang dapat bermanfaat untuk anti peradangan , antioksidan , dan anti bakteri. Cuci bersih kunyit , parut dan beri air panas , kemudian saring beri sedikit perasan jeruk nipis dan madu , minumkan pada bayi umur lebih dari 6 bulan sehari 3 kali.
Apabila bayi panas di usia bawah 3 bulan sebaiknya segera bawa ke dokter , bayi 3-6 bulan dengan suhu tubuh lebih dari 38 derajat dan bayi 6 bulan ke atas dengan suhu tubuh lebih dari 39 derajat , sebaiknya segera periksakan ke dokter , adapun keluhan lain yang harus segera periksakan ke dokter apabila demam tak kunjung sembuh dalam 3 hari , muntah , diare , kejang , atau lemas yang berlebihan.

Untuk melihat artikel lainnya mengenai kesehatan bayi dapat di lihat pada :


Artikel Cara menurunkan panas pada bayi di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com
Keyword : Bayi panas , kepala bayi panas , bayi demam panas , bayi panas tinggi , tubuh bayi panas , mengatasi bayi panas , panas pada bayi , obat penurun panas bayi , obat panas bayi , cara mengatasi bayi panas , mengatasi panas pada bayi , jikalau bayi panas , obat panas untuk bayi , penyebab bayi panas , obat penurun panas untuk bayi , cara menurunkan panas bayi , menurunkan panas pada bayi , obat bayi panas , penurun panas bayi , obat turun panas bayi , menurunkan panas bayi , bayi sakit panas , obat tradisional bayi panas , demam panas bayi.

Manfaat dan Tips Seputar Clodi Yang Bagus

September 03, 2017
Manfaat dan tips seputar clodi yang bagus
Gambar manfaat dan tips seputar clodi yang bagus
Manfaat dan tips seputar clodi yang cantik - Clodi ialah abreviasi dari Cloth diapers atau popok kain yang mampu di basuh ulang. Clodi di buat dari materi khusus PUL (polyurethan laminate) yaitu lapisan anti tembus. Bahan ini biasanya waterproof , dan di buat untuk lapisan luar dari clodi , warna dan coraknya berfariasi. Sedangkan untuk lapisan dalam atau  iner clodi menggunakan materi yang nyaman , materi kain menyerupai , fleece , suedecloth , dan bamboo. Kain bamboo terbuat dari serat bambo yang hipoalergi juga anti basil , cocok untuk kulit bayi yang sensitif. Insert atau lapisan penyerap pipis terbuat dari materi yang bermacam menyerupai , microfiber , bamboo , atau lainnya , terkadang mampu juga memanfaatkan kain-kain sisa. Insert diletakkan di dalam pocket clodi atau kantong celana clodi.

Keuntungan memakai clodi

Memakai clodi atau cloth diapers kini menjadi pilihan para bunda , corak dan motifnya yang beragam kian membuat tertarik untuk membelinya. Coba cek keuntungan memakai clodi di banding dengan popok sekali pakai (diapers) dan popok kain biasa berikut: 

Harga lebih murah

Memang untuk pembelian pertama clodi agak sedikit mahal di banding dengan diapers atau popok sekali pakai , akan tetapi clodi dapat di pakai berkali-kali , bahkan apabila perawatannya baik dapat di wariskan untuk bayi lainnya.

Kenyamanan dan perawatan

Dapat di pilih materi yang nyaman untuk lapisan dalam clodi anda , bamboo , fleece , microfleece , suedecloth , hempyang. Tinggal pilih yang mana yang cocok dan tidak mengakibatkan alergi pada kulit si kecil.
Memang agak repot memakai clodi daripada memakai popok sekali pakai , cara mencucinya di perhatikan betul semoga tidak menjadi sarang kuman. Clodi harus dibilas bersih-bersih tanpa sabun semoga daya serapnya tetap baik. Clodi juga agak tebal jikalau di bandingkan dengan popok sekali pakai apalagi popok kain biasa , akan tetapi motif dan coraknya bervariasi dan lucu.

Praktis dan ramah lingkungan

Di bandingkan dengan popok kain biasa clodi lebih efisien , tidak perlu berulang kali mengganti popok. Jika dengan popok sekali pakai , akan lebih ramah lingkungan , alasannya ialah dapat di basuh , dan tidak mengakibatkan penumpukan sampah.

Bentuk clodi mampu di sesuaikan dengan bentuk tubuh anak anda , jadi tidak ada ukuran untuk clodi. Pilih lapisan dan materi insert yang sesuai untuk anak , semoga tidak terjadi iritasi dan alergi. Untuk anak yang sering pipis atau banyak , dapat menggunakan 2 insert.

Untuk melihat artikel lainnya mengenai kesehatan bayi dapat di lihat pada :


Artikel Manfaat dan tips seputar clodi yang cantik di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com

Penyebab Serta Obat Diare Yang Alami Untuk Anak

September 02, 2017
Penyebab serta obat diare yang alami untuk anak
Gambar Penyebab Serta Obat Diare Yang Alami Untuk Anak
Penyebab serta obat diare yang alami untuk anak - Sebagian besar orang renta akan panik melihat anak apalagi bayinya sedang mencret atau diare , ia akan terlihat lemas dan kurang bertenaga , sangat duka melihatnya ibarat itu. Terkadang , mencret atau diare ini membahayakan apabila tidak di tangani dengan baik. silahkan di baca untuk acuan kesehatan anak dan balita anda.

Apa itu diare?

Diare atau mencret ialah mekanisme badan untuk mengeluarkan benda gila dari dalam badan , atau lebih tepatnya , gangguan pencernaan yang di tandai dengan buang air besar yang sering dan lebih encer dari biasanya , frekuensi BABnya lebih dari 3 kali dalam 24 jam. Diare merupakan suatu tanda , bukan jenis penyakit , ibarat demam yang merupakan tanda adanya suatu penyakit , diare pun merupakan upaya mengeluarkan sesuatu yang salah dalam pencernaan kita. Diare dan muntah ialah upaya badan kita untuk mengeluarkan racun serta kuman dan virus.

Penyebab diare

  • Keracunan makanan
  • Infeksi di usus yang di sebabkan oleh mikroorganisne patogen (paling sering oleh virus , basil , dan parasit). Ini di sebabkan kita memakan makanan yang kotor.
  • Gangguan proses pencernaan (malabsorpsi)
  • Pemakaian obat-obatan , misal antibiotik yang tidak baik sehingga mengganggu keseimbangan basil di dalam usus
  • Alergi terhadap makanan tertentu.
  • Adanya amuba , yang di tandai dengan tinja yang berlendir dan berdarah , ini di haruskan meminum antibiotik dengan resep dokter.

Cara penanganan dan obat alami untuk diare

  • Tidak perlu meminum obat untuk memampatkan diare karena obat tersebut hanya untuk mengurangi atau menghentikan diare tidak mengobati penyakit yang bahu-membahu , bahkan akan mengakibatkan efek samping. yang terpenting ialah mengganti cairan badan yang keluar bukan menghentikan diarenya. 
  • Pengaruh diare pada bayi ialah ia akan mengganggu keseimbangan normal dari air dan garam (elektrolit) pada bayi. Apabila jumlah elektrolit hilang banyak akhir diare maka akan mengakibatkan dehidrasi dan harus mendapat penggantian cairan secepatnya , obat yang sempurna untuk mengganti elektrolit ialah oralit yang dapat di beli di apotik atau di buat sendiri yaitu dengan cara: Garam 1/4 sendok teh yang di campur dengan gula sampai menjadi 1 sendok teh , lalu campur dengan 200 ml air matang.
  • Tanda dehidrasi adalah:
  1. Produksi urin berkurang sehingga frekuensi buang air kecil jarang , warna urine lebih pekat.
  2. Mulut dan kulit kering , apabila di cubit kulit tidak eksklusif kembali ke semula atau tidak elastis.
  3. Rewel dan tidak ada air mata ketika menangis.
  4. Mata ubun-ubun dan perut cekung. 
  5. Lemas , lesu dan sering mengantuk.
  • Untuk bayi yang hanya meminum asi berilah sesering mungkin , untuk yang sudah menerima mp asi atau sudah dapat makanan padat berilah cairan yang banyak ibarat air putih , sup kaldu. Dapat juga menawarkan makanan padat ibarat kentang , sereal beras dan makanan yang rendah serat. Berikan sedikit-sedikit tetapi sering.

Hubungi dokter jika:

  • Diare lebih dari 1 minggu
  • Ada darah atau infeksi pada tinja , dan tinja berwarna hitam , putih atau merah.
  • Demam tinggi lebih dari 38 ,8 celcius
  • Terlihat sangat lemah
  • Muntah yang sering
  • Tanda-tanda terjadinya dehidrasi
Biasanya dokter akan merekomendasikan obat anti biotik atau anti benalu apabila sudah di ketahui penyebabnya. seringlah mencuci tangan apabila berinteraksi dengan bayi dan anak anda biar tidak menyebabkan penyakit. Hindari dehidrasi dengan cairan yang banyak.


Artikel Penyebab serta obat diare yang alami untuk anak di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com
keyword: Obat diare , penyebab diare , diare pada anak , obat diare anak , diare pada bayi , penyakit diare , cara mengobati diare , obat untuk diare , obat diare alami , bayi diare , obat diare bayi , pengobatan diare , penyebab diare pada anak , mengobati diare , cara menyembuhkan diare , diare pada balita , penanganan diare , cara mengobati diare pada bayi , akhir diare


Cara Mengatasi Anak Mengompol

September 01, 2017
Cara mengatasi anak mengompol
Gambar Cara Mengatasi Anak Mengompol
Cara mengatasi anak mengompol - Terkadang kita suka jengkel kalau anak kita sudah besar tapi masih mengompol. Sesungguhnya anak 3 hingga 5 tahun masih bisa di toleransi apabila masih sering mengompol kalau kita orangtua sudah mengajarkannya biar tidak mengompol. Akan tetapi kalau anak sudah mencapai usia 5 tahun lebih masih juga mengompol dengan alasan yang tidak terperinci , berarti ada sesuatu yang tidak wajar , dan harus segera di tangani , berikut tips seputar ompol yang bisa anda jadikan referensi.

Kenali anak mengompol

Usia anak dan mengompol

  1. Baru lahir hingga 2 tahun: Tidak ada kesadaran dikala mengosongkan kandung kemih. Anak usia ini , sangat normal untuk mengompol.
  2. 2 hingga 3 tahun: Saat ini anak dapat di latih untuk tidak mengompol lagi , sebab perkembangan untuk buang air kecil (BAK) sudah berkembang.
  3. 3 hingga 5 tahun: Biasanya sudah berhenti mengompol , kemampuan untuk buang air kecilnya sudah baik.

Penyebab ompol pada anak

  • Enuresis sekunder: Ini terjadi ketika anak sudah tidak mengompol selama lebih dari 6 bulan kemudian mengompol lagi. Umumnya terkait dengan problem emosi ibarat , duka , takut , cemas dan lainnya.
  • Dingin: Hawa ruangan yang masbodoh juga menjadi salah satu penyebab anak mengompol , berikan baju hangat dikala suasana ruangan terasa dingin.
  • Terlalu capek: Anak yang pada siang harinya terlalu banyak bergerak dengan lompatan atau berlari akan sangat lelah , sehingga akan membuat anak tidak sadar untuk buang air kecil sewaktu tidur.
  • Adanya suatu penyakit: Nocturnal enuresis , yakni penyakit urologis pada anak , terkait dengan problem gangguan organis , yaitu organ pelepasan. Masalah ini umumnya dapat di selesaikan dengan berkonsultasi pada urolog.

Mengatasi ompol pada anak

  • Sebaiknya sebelum tidur anak buang air kecil terlebih dahulu.
  • Tatur anak untuk buang air kecil dengan cara memboyongnya ke WC apabila sudah ada tanda atau waktu biasanya anak mau buang air kecil.
  • Beri kebanggaan apabila anak tidak mengompol.
  • Saat anak mengompol tidak perlu di marahi , hanya beri pengertian dengan kata-kata , "Sayang , nanti malam mama bangunkan ya untuk pipis di kamar mandi , biar engga pipis di daerah tidur lagi".
  • Ajarkan untuk bertanggung jawab , kalau anak mengompol minta ia untuk membantu melepas basahannya , jangan hingga anak merasa tidak problem kalau ia mengompol.
  • Saat anak tamat mandi atau sedang bersantai , beri pijitan lembut pada betisnya dengan menggunakan minyak kayu putih atau minyak kelapa , untuk menghilangkan letih sewaktu anak banyak beraktifitas.
Jangan biarkan anak yang sudah besar mengompol , sebab itu yakni suatu ketakutan tersendiri pada anak. Diskusikan pada dokter kalau anak masih mengompol pada usia lebih dari 6 tahun , anak mengompol lagi setelah lama tidak mengompol , dan anak mengompol di sertai dengan urine yang berwarna merah muda atau nyeri dikala buang air kecil.

Artikel Cara mengatasi anak mengompol di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com
keyword: Mengatasi anak mengompol , mengompol pada anak , Cara biar anak tidak mengompol

Pengertian dan Fungsi Antibiotik

August 31, 2017
Pengertian dan Fungsi Antibiotik
Gambar Pengertian dan Fungsi Antibiotik
Pengertian dan fungsi antibiotik - Terkadang kita suka salah mengartikan antibiotik sebagai obat yang wajib di konsumsi ketika sedang mengalami sakit apapun jenisnya. Padahal antibiotik tidak boleh sembarangan untuk di konsumsi pada ketika sakit , ada sakit tertentu yang memakai antibiotik , misalnya TBC. Untuk info lebih lanjut silahkan membaca keterangan berikut.

Pengertian dan fungsi antibiotik

Menurut wikipedia antibiotik yaitu segolongan mulekul , baik itu alami ataupun sintetik , yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme. Khususnya dalam proses nanah oleh bakteri.
Antibiotik di temukan oleh Alexander fleming , dengan tidak sengaja pada tahun 1928.
Biasanya apabila dokter meresepkan antibiotik itu sudah dosis untuk membunuh basil dan harus di habiskan karena jikalau tidak di habiskan maka akan menyebabkan resistensi basil terhadap antibiotik , atau basil berubah untuk melindungi dirinya dari suatu antibiotik , basil akan menjadi lebih besar lengan berkuasa dan tidak mempan terhadap antibiotik. Infeksi oleh basil yang resisten perlu antibiotik yang besar lengan berkuasa dan lebih mahal. Makara berhati-hatilah dalam meminum antibiotik. Bakteri yang resisten mampu cepat menyebar ke anggota keluarga dan orang terdekat.
Selama 30 tahun belum ada jenis antibiotik gres yang di kembangkan , yaitu , penicillin , cephalosporin , carbapenem , flouroquinolones. Akan tetapi basil terus berkembang.

Penyakit apa sajakah yang membutuhkan antibiotik?

Antibiotik merupakan obat yang mengobati nanah yang di sebabkan oleh basil menyerupai tuberculosis (TBC) , nanah pada ajaran darah dan urine , dan peunomia atau penyakit yang berafiliasi dengan bakteri. Antibiotik bekerja dengan membunuh basil atau menghentikan pertumbuhan bakteri.
Sedangkan penyakit yang tidak perlu memakai antibiotik misalnya yaitu , demam , batuk dan flu , sakit tenggorokan karena kemungkinan bukan di sebabkan oleh basil melainkan virus dan tidak perlu antibiotik.

Sebaiknya jangan membeli sendiri antibiotik tanpa resep dari dokter , karena antibiotik pun berbeda dan bermacam jenis dan dosisnya. Berbeda antibiotik berbeda pula penyakitnya.Apabila anda diberikan antibiotik sebaiknya bertanya apakah penyakit anda terdapat basil dan antibiotik sebaiknya harus di habiskan meskipun sudah terlihat sehat biar tidak menjadikan resistensi basil yang merugikan kita dan jangan pernah menyebarkan antibiotik dengan orang lain.
jagalah kesehatan dengan contoh makan yang baik dan berolahraga.

Artikel Pengertian dan Fungsi Antibiotik di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com

Jenis - Jenis Vaksin Untuk Bayi Bab 1

August 30, 2017
Jenis - Jenis Vaksin Untuk Bayi
Gambar Jenis Vaksin Untuk Bayi
Jenis - jenis vaksin untuk bayi - Perlu enggak sih di Vaksin? , perlu dong!!. Karena vaksin melindungi anak kita dari serangan virus dan bakteri. yang mematikan dan mencegah penularan ke anak lain. Anak yang di vaksin dilindungi oleh antibody dari vaksin yang disebut perisai vaksin. Vaksin melindungi dari virus dan basil campak , TB , tetanus , polio , dan lain-lain. Anak yang sakit akan menjadi sumber penularan anak lain yang dalam kondisi lemah dan anak yang belum di vaksin.

Jenis dan manfaat vaksin

Peran vaksin ialah untuk melindungi anak kita dari ancaman basil dan virus yang mematikan , juga mencegah penularannya ke anak lain.
Ada 5 jenis imunisasi dasar yang wajib di berikan hingga usia anak 1 tahun , yaitu , Imunisasi BCG , Imunisasi DPT , Imunisasi Polio , Imunisasi Campak , Imunisasi Hepatitis B. Adapula imunisasi pemanis menyerupai , Imunisasi Influensa , Imunisasi MMR , imunisasi HIB , Imunisasi Rotavirus dan lainnya , berikut jenis dan manfaat vaksin dari  yang 5 dasar wajib pemerintah hingga vaksin tambahan.

5 Vaksin dasar

  • Vaksin BCG
  1. Imunisasi BCG ialah vaksin yang diberikan untuk penyakit TBC (tubercolosis) , TB paling sering mengenai paru , mampu juga mengenai selaput otak , tulang , kelenjar dan lainnya. TB dapat menular lewat percikan air liur penderita Tb aktif.
  2. Sebaiknya berikan vaksi BCG usia kurang dari 3 bulan , apabila lebih dari 3 bulan dianjurkan uji Tuberkulin terlebih dahulu , setelah negatif gres dapat di imunisasi.
  3. Tempat penyuntikan yang di anjurkan ialah lengan kanan atas. Penyuntikan BCG dilakukan di dalam kulit sehingga menjadikan bisul pada 3-6 ahad setelah penyuntikan , bisul akan sembuh sendiri setelah 2-3 bulan dan meninggalkan bekas luka kecil bulat.
  4. Imunisasi BCG tidak boleh di berikan pada , penderita TBC , pada dikala kekebalan badan menurun menyerupai , terkena HIV  atau terkena penyakit ganas , penderita gizi buruk , dan hamil.
  • Vaksin DPT
  1. Imunisasi DPT ialah Vaksin untuk mencegah terjadinya penyakit Difteri , Tetanus dan Pertusis. Difteri ditandai dengan terjadi selaput putih keabu-abuan di tenggorokan , yang menyebabkan sulit bernafas dan gagal jantung , hingga kematian. Ditularkan lewat percikan ludah. Tetanus disebabkan oleh luka dalam dan kotor , pada bayi gres lahir tetanus masuk melalui pemotongan tali pusar yang tidak steril. Pertusis (Whooping cough) di tandai batuk yang terus menerus dan di akhiri dengan muntah. Menyebabkan anak tidak dapat makan , minum , dan berhenti bernafas terutama pada bayi kecil. dapat menyebabkan pneumonia , kejang , kerusakan otak bahkan kematian.
  2. Anak harus mendapat imunisasi DPT 5 kali pada usia , 2-4-6-18 bulan-(4-6) tahun.Vaksin DPT dapat biberikan bersamaan dengan vaksin lain. Untuk anak usia lebih 7 tahun dapat diberikan Vaksin Td atau Tdap untuk melindungi terhadap Tetanus , Difteri dan Pertusi , dan di ulang setiap 10 tahun.
  3. Efek samping dalam imunisasi DPT ialah demam , muntah , rewel , nafsu makan berkurang. apabila anak mengalami efek samping alergi berat , kejang berulang atau koma , sebaiknya segera bawa ke dokter. akan tetapi efek samping berat menyerupai itu jarang sekali terjadi.
  4. Imunisasi DPT tidak boleh dilakukan apabila anak sedang sakit disertai panas tinggi , dapat di berikan jika sudah tidak panas lagi. Pada sakit ringan tanpa demam vaksin dapat di berian. anak yang kejang dan infeksi otak pun tidak boleh diberikan vaksin DPT.
  • Vaksin Polio
  1. Imunisasi Polio ialah vaksin yang di berikan untuk mencegah penyakit polio yang disebabkan oleh virus polio yang masuk melalui makanan dan minuman yang tercemar. Pada umunmya tidak menyebabkan penyakit yang serius akan tetapi menyebabkan kelumpuhan (tidak dapat menggerakkan lengan atau tungkai) dan meningitis (radang selaput otak) yang dapat menyebabkan selesai hayat akhir kelumpuhan pada otot yang membantu pernafasan.
  2. Vaksin Polio di berikan dengan 4 dosis dengan agenda yaitu , dikala gres lahir , 2 ,4 dan 6 bulan. Namun dapat di ulang sewaktu usia 18 bulan dan 4-6 tahun. biasanya di barengi dengan vaksin DPT. Cara pertolongan vaksin polio melalui oral atau mulut.
  3. Efek samping pertolongan Vaksin polio biasanya tidak ada , adapun sebagian kecil efek samping ialah nyeri otot , pusing dan diare ringan.
  4. Apabila terdapat penyakit yang berat sebaiknya tidak di berikan imunisasi polio , tunda hingga penyakit tersebut sembuh. apabila hanya penyakit flu , batuk dapat di berikan imunisasi.
  • Vaksin Campak
  1. Imunisasi Campak ialah imunisasi yang mencegah penyakit campak. Campak merupakan penyakit infeksi yang di sebabkan oleh virus morbili. Penyakit ini sangat menular oleh air liur , batuk dan bersin.
  2. Jadwal pertolongan campak ialah dikala usia 9 bulan.
  3. Vaksin campak ialah Vaksin hidup , sehingga harus di berikan pada anak yang sehat. Reaksi samping yang mungkin timbul ialah demam 1-3 hari dan tidak tinggi , serta ruam kulit.
  • Vaksin Hepatitis B
  1. Imunisasi Hepatitis B ialah Vaksin untuk penyakit Hepatitis B yang disebabkan oleh virus Hepatitis B. Virus ini menular melalui darah atau cairan badan orang lain atau kontak dengan orang yang terinfeksi.
  2. Bayi mendapat 3 dosis vaksin Hepatitis B sebelum usia 6 bulan yaitu setelah lahir sebelum 12 jam , 1-2 bulan , 6-12 bulan. Dan dapat di barengi dengan vaksin lain.
  3. Vaksin Hepatitis sangat aman dan hampir tidak ada efek samping berat , adapun hanya demam ringan dan pembengkakan pada daerah suntikan.
Demikianlah penjelasan ihwal imunisasi dasar yang berjumlah 5 vaksin. Untuk informasi lebih lanjut ihwal vaksin pemanis lainnya dapat membuka tautan Jenis -Jenis Vaksin Untuk Bayi Bab 2.

Artikel Jenis - Jenis Vaksin Untuk Bayi Bab 1 di tulis oleh Balita dan Bayi di www.balitabayilucu.blogspot.com